BAB V
5.1 Kegunaan Hyperlink
Bisa dikatakan keberadaan hyperlink atau link dalam halaman web cukup penting, karena dengan adanya link inilah, pengunjung situs dapat melompat atau berpindah ke halaman lain secara interaktif dan praktis.
Link-link yang terdapat dalam halaman web bisa saja menuju ke suatu halaman lain, situs lain, alamat email atau apa saja tergantung keinginan si pembuat halaman web. Dalam HTML, terdapat elemen anchor dengan tag <a>, yang memuat informasi-informasi mengenai tujuan dan fungsi link-link ini.
Atribut yang digunakan untuk menuju ke suatu tujuan link adalah href. Pada atribut ini diisi nilai yang merupakan url alamat tujuan. Berikut adalah daftar jenis url yang sering digunakan:
Dasar Pemrograman Web
|
Url |
Jenis |
|
http:// |
Web Site |
|
https:// |
Secure Web Site |
|
FTP:// |
FTP Server |
|
mailto: |
Alamat Email |
|
news:// |
News Server |
|
gopher:// |
Gopher Server |
|
file:/// |
File Lokal |
Sedangkan untuk pembuatan link suatu teks ke suatu tujuan, dituliskan dengan cara:
<a href=”tujuan”> teks </a>
Teks yang memiliki link, biasanya pada halaman web terlihat sebagai sebuah teks yang bergaris bawah dengan warna yang berbeda dengan teks yang lain.
5.1.1 Link ke Suatu Halaman
Pembuatan link yang menuju ke suatu halaman web yang masih berada pada satu direktori dengan halaman pemanggil, maka penulisan tujuan cukup dituliskan nama halaman yang dimaksud. Misal:
<a href=”halaman2.html”>link ke halaman 2 </a>
Bila halaman yang dimaksud berada pada direktori yang berbeda, maka perlu dituliskan nama direktorinya, misal:
<a href=”berita/halaman2.html”>link ke halaman 2 </a>
5.1.2 Link ke suatu Bagian Halaman
Ada kalanya, link-link dibuat bukan diarahkan ke suatu halaman lain, namun untuk menuju bagian lain pada halaman tersebut. Untuk keperluan hal ini, maka diperlukan sebuah identifikasi terlebih dahulu bagian mana yang akan menjadi titik tujuan link. Pembuatan identifikasi bisa dikenakan pada suatu teks atau paragrap yang dimaksud. Atribut yang digunakan adalah atribut id.
Sebagai contoh adalah akan dibuat suatu link yang akan menuju ke suatu heading lain pada satu halaman, agar dikenali, maka heading ini harus diberi nama terlebih dahulu, misal:
<h1 id=”head01”> tujuan ke satu </h1>
Kemudian agar link yang dibuat mengarah ke heading ini, maka penulisan link adalah sebagai berikut:
<a href=”#head01”>link ke heading </a>
Hal yang sama dilakukan bila link diarahkan ke suatu paragraf lain. Bila bagian yang dituju berada pada suatu halaman lain, maka perlu dituliskan nama halaman tersebut terlebih dahulu. Misal:
<a href=”halaman2.htm#head01”>link ke heading </a>
5.1.3 Link ke Web Site
Pada prinsipnya, untuk membuat link ke suatu web site, sama saja dengan membuat link ke halaman web yang lain. Bedanya adalah, untuk link ke suatu web site, maka perlu dituliskan alamat web site yang dimaksud secara lengkap. Misal:
<a href=”http://nurulfikri.ac.id/”>Website STT Terpadu Nurul Fikri</a>
Bila link menuju ke halaman yang lebih spesifik pada sebuah web site, maka perlu dituliskan nama file halaman yang dimaksud. Misal:
<a href="https://nurulfikri.ac.id/penerimaan-mahasiswa-baru/">daftar online</a>
5.1.4 Link ke Email dan FTP
Berbeda dengan membuat link ke web site lain yang perlu menuliskan http pada atribut href-nya, maka untuk membuat sebuah link yang menuju ke alamat email tertentu, menggunakan mailto yang kemudian diikuti alamat email dimaksud. Misal:
<a href=”mailto:info@nurulfikri.ac.id/">Email Kami</a>
Bila link ini diaktifkan, biasanya browser akan langsung membuka jendela untuk menulis email baru milik aplikasi email client dan menuliskan alamat email tujuan pada kolom tujuan.
Sedangkan contoh untuk membuat link yang menuju ke sebuah server FTP, dapat berupa:
<a href=”ftp://ftp.linux.org/”>ftp linux</a>
5.1.5 Membuka Link pada Jendela Baru
Biasanya, ketika link diaktifkan, maka halaman web yang dituju akan ditampilkan pada jendela browser yang sama dengan halaman web asal. Hal ini tentu saja akan merugikan apabila pembuat situs ingin halaman web-nya tetap terbuka meski ada aktifitas membuka link. Untuk menangani hal ini, maka pada definisi link perlu ditambahkan sebuah atribut target dengan nilai _blank. Misal:
<a href=”https://nurulfikri.ac.id/” target="_blank">link STT Terpadu Nurul Fikri</a>
Beberapa jenis elemen HTML lain yang sering digunakan pada sebuah situs adalah berupa form atau halaman formulir dan halaman dengan frame. Kedua jenis halaman ini akan dibahas tersendiri pada bagian yang lain dalam buku ini. sedangkan daftar lengkap tag elemen dan atribut-atributnya, dapat Anda lihat pada lampiran.
5.2 Link pada Gambar
Sebuah link dapat diberikan atas gambar. Link berupa gambar berlaku seperti halnya link berupa teks.
Sumber : Modul Dasar Pemograman Web 2019/2020 Pesantren PeTIK Rangkapan Jaya, Depok, Jawa Barat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar