BAB III
GAMBAR
3.1Pengantar Gambar
Gambar (image) pada sebuah halaman web dapat memperindah tampilan dan bahkan
memperjelas suatu informasi yang terkandung di dalam halaman tersebut. Dengan adanya
gambar, pengakses internet dapat berlama-lama di depan layar membaca isi berita yang
ditampilkan pada halaman web.
Pada dasarnya, hampir semua format gambar dapat dimasukkan ke dalam halaman web,
namun terkadang ada beberapa browser yang tidak bisa menampilkan gambar dengan format
tertentu. Hal ini menyebabkan format gambar gif, jpeg (jpg), dan png yang paling banyak
digunakan untuk halaman web dari sekian banyak format gambar. Bisa dikatakan bahwa ketiga
format tadi adalah format standar gambar untuk halaman web.
Masing-masing format gambar memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Berikut
adalah daftar karakteristik masing-masing format:

Karakteristik format gambar tersebut akan berpengaruh pada hasil tampilan pada
halaman web, sehingga penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan. Misal, format gif akan
lebih cocok digunakan untuk tombol navigasi sedang untuk gambar foto akan lebih cocok
menggunakan format jpeg atau png.
Penggunaan format gambar ini juga akan berpengaruh pada kecepatan loading halaman
web saat dibuka.
3.2 Memasukkan Gambar
Elemen yang dibutuhkan untuk memasukkan gambar ke dalam
halaman web adalah
![]()
. Atribut-atribut yang akan sering digunakan pada elemen ini adalah:
src, nama dan alamat sumber tempat gambar berada.
height, untuk menentukan tinggi gambar pada browser.
width, untuk mengatur lebar gambar pada browser
align, untuk mengatur posisi gambar, di bagian kiri, tengah atau kanan halaman. Atribut
ini juga untuk mengatur posisi teks relatif pada gambar, di sisi top, midle atau bottom.
hspace, untuk mengatur lebar spasi horisontal.
vspace, untuk mengatur lebar spasi vertikal
border, untuk mengatur ketebalan border gambar.
alt, sebagai informasi alternatif untuk gambar.
Contoh Program:
Hasilnya :
Nilai bilangan untuk atribut height dan width menggunakan satuan pixel. Penambahan
tanda persen (%) akan menyebabkan ukuran gambar yang dimasukkan adalah ukuran relatif
terhadap ukuran browser.
3.3 Gambar sebagai Latar Belakang
Gambar dapat ditampilkan sebagai latar belakang
dokumen HTML. Gambar dapat
dimasukkan ke dalam tag dengan atribut background.
Hasilnya :
3.4 Alignment Gambar
Penulisan gambar di dalam dokumen HTML bersama dengan teks akan membuat suatu
teks ditampilkan sejajar pada bagian bawah dari gambar. Gambar dapat diposisikan di sebelah
kiri maupun kanan dari teks.
Contoh Program:
Hasilnya :
3.5 Memanipulasi Ukuran Gambar
Gambar memiliki ukuran dengan dimensi piksel (pixel), yaitu lebar x tinggi (width x
height). Pada saat gambar ditampilkan di atas browser, maka gambar tersebut ditampilkan
dalam ukuran sebenarnya. Kita dapat memanipulasi ukuran gambar yang ditampilkan di atas
browser dengan memberikan atribut width dan height di dalam tag
![]()
.
Contoh program:
Hasilnya :
3.6 Alternate Text
Atribut alt dapat digunakan di dalam tag img untuk memberikan alternate text dari suatu
gambar. Alternate teks ini ditampilkan ketika browser tidak dapat meload gambar.
Contoh Program:
Hasilnya:
Perhatikan, karena gambar mypenguin.jpg tidak ada, sehingga tidak dapat diload, maka
muncul keterangan dari gambar tersebut. Bila gambar tersebut ada dan dapat diload, maka
keterangan (alt) akan muncul pada saat mouse didekatkan pada gambar tersebut.
Sebagai tambahan, untuk memberikan border pada gamar dapat Anda tambahkan atribut
BORDER pada tag
![]()
. Misalnya:
Catatan: besarnya ukuran gambar yang ditampilkan di dalam dokumen HTML,
mempengaruhi kecepatan browser untuk me-load dokumen HTML tersebut. Semakin besar
ukuran gambar yang ditampilkan, semakin lama browser meload dokumen HTML.
Sumber : Modul Dasar Pemograman Web 2019/2020 Pesantren PeTIK Rangkapan Jaya, Depok, Jawa Barat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar